Jumat, 29 Januari 2016

Mahasiswa Malaysia Bertukar Budaya Di Ponpes Asshowah

"Rombongan Mahasiswa USIM melakukan demonstrasi permainan guli (kelereng) , salah satu permainan tradisional Malaysia."

Sejumlah mahasiswa dari Universiti Sains Islam Malaysia (USIM) melakukan kunjugan ke Pondok Pesantren Asshowah Al Islamiyah Gerung Selama empat hari. Rombongan yang beranggotakan 19 orang tersebut membawa misi pertukaran budaya di Pulau Lombok, terhitung sejak Jum’at (29/1)hingga Selasa (3/2). Dalam kunjungannya ke Ponpes Asshohwah Al Islamiyah, rombongan mahasiswa USIM memperkenalkan beragam budaya dan permainan serta pakaian khas melayu kepada siswa dan masyarakat setempat.



Berbagai jenis permaianan rakyat atau tradisional Malaysia seperti permaian guli (kelereng), batu  seremben diperkenalkan dan didemonstrasikan pada kesempatan tersebut.  “ Ini adalah berbagai jenis  permainan yang biasa dilakukan di provinsi kami,” kata Nasir, koordinator rombongan mahasiswa USIM Jum'at (29/1) kemarin.
 Beragam pakaian khas adat melayupun dalam kesempatan terebut diperenalkan kepada khalayak.Mahasiswa menunjukan pakaian adat seperti baju kurung, cekak musang, pakaian batik dll. “Kami akan perkenalkan pakaian tradisional kebangsaan kami," tambah Nasir. 

Perwakilan mahasiwsa juga diperkenalkan beragam budaya baik permainan, tarian, pakaian dan kuliner khas Lombok.Tak hanya itu, rombongan duta negeri jiran juga disuguhkan berbagai tarian yang dipentaskan santri Ponpes Asshohwah seperti tari tempurung, tari kipas, rudat serta pentas nasyid. Tak cukup, untuk lebih semarak dan meriahnya acara tersebut, rombongan juga ikut serta beradu tangkas dalam berbagai permainan khas Lombok seperti permainan raja, tarik tambang, serta permaian lain sepeti sepakbola.

Para mahasiswa mengaku sangat antusias dan bangga bisa berkunjung ke Pondok pesantren Asshohwah Al Islamiyah Gerung.
Mereka terlihat senang dengan sambutan yang begitu meriah dan hangat dari sekolah maupun masyarakat setempat.”Kami berbangga dengan penduduk disini karena sambutannya yang begitu meriah, luar biasa,” kata Nasir.Ponpes Asshohwah Al Islamiyah sendiri terbilang salah satu Ponpes yang cukup dikenal di negeri Jiran Malaysia.

Sebelumnya beberapa perwakilan Ponpes juga telah melakukan studi banding ke beberapa sekolah dan Kampus di Malaysia. “Karena itu sekolah kami dipilih oleh pihak Malaysia untuk dijadikan pusat kunjugan mereka kali ini,” ujar kepala SMP IT Asshohwah Al Islamiyah Gerung, sekaligus Penanggung jawab kegiatan di Ponpes setempat, Akhyar Rosyidi.
Pada kunjungan kali ini, rombongan mahasiswa rencanya akan mengunjungi berbagai tempat wisata dan pusat budaya yang ada di Pulau Lombok. (FY).    

3 komentar:

  1. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  2. semoga santriwan dan santriwati SMP IT AAI menjadi generasi yg sukses fiddunyya wal akhirah dan siap bersaing di kancah internasional..amiiiinn..!!

    BalasHapus