Selasa, 16 Februari 2016

Guru Besar Universitas Islam Afrika Sambangi Ponpes Asshohwah



    
     
Syaikh Murtadho saat memberikan tausiyah dihadapan santri Asshohwah

















Pondok Pesantren (Ponpes) Asshohwah AL Islamiyah tak henti-hentinya menjalin relasi dan kerjasama dengan tokoh dan dunia internasional terkemuka. Kali ini Salah satu guru besar,staf pengajar,dosen sekaligus penaggung jawab seluruh mahasiswa Indonesia yang menuntut ilmu di Universtas Islam Afrika Syaikh AL Murtadho menyambangi Pondok Pesantren Asshohwah Al Islamiyah dalam rangka silaturahmi dan berbagi ilmu untuk santri dan staf pengajar ponpes. Kunjungan Murtadho ke Indonesia kali ini merupakan kunjungan pertamanya, sekaligus untuk memenuhi hasrat untuk mengenal,mengetahui dan menikmati langsung keindahan atau pesona Indonesia khususnya Pulau Lombok, yang sering diceritakan dan ia dengar dari para mahasiswa di Sudan, Afrika.
       
Syaikh Murtadho mengakui sangat penasaran ingin menginjakan kakinya di Indonesia dan melihat serta merasakan langsung pesona Pulau Lombok khsusnya. “Saya menemukan keindahan yang saya inginkan di Pulau Lombok ini,” kata Syaikh Murtadho saat memberikan tausiyah kepada seluruh santri dan staf pengajar Ponpes Asshohwah Al Islamiyah (17/2). Syaikh yang dikenal sebagai “bapak”nya seluruh mahasiswa asal Indonesia di Sudan ini dalam ceramahnya berpesan kepada selurh santri Ponpes Asshohwah agar terus semangat dan berusaha menuntut ilmu. Karena banyak manfaat dan kelebihan yang akan didapat oleh seorang mukmin jika ia  tekun dan rajin dalam menuntut ilmu.
     
Fadilah atau keutamaan dimaksud tentunya tak hanya akan diperoleh didunia tetapi juga akan didapatkan kelak diakhirat. “ Barang siapa yang meringankan lankahnya menuntut ilmu, maka Allah akan meringankan langkahnya menuju Syurga,” ujarnya mengutip salah satu Hadist Rasulullah SAW tentang keutamaan menuntut ilmu. Ditegaskan syaikh, menuntut ilmu, ilmu apapun itu selama ilmu yang bermanfaat dan bisa mendatangkan kebaikan dalam hidup harus selalu dikejar dan dituntut dengan penuh semangat dan perjuangan.  Semoga para santri Asshohwah kelak menjadi generasi yang  berilmu sehingga  menjadi manusia yang bermanfaat bagi agama , masyarakat dan Negara,” harap syaikh yang menguasai lima bahasa dunia ini.
      .
     
Syaikh Murtadho rencanya akan berada di Ponpes Asshohwah Al Islamiyah selama lima hari dan akan aktif berkontribusi dalam berbagai kegiatan di Ponpes setempat seperti mengajar Bahasa Arab untuk seluruh santri dan staf pengajar Ponpes.“Kita harus memanfaatkan keberadaan syaikh di Ponpes kita ini, kita akan belajar banyak ilmu  khususnya Bahasa Arab langsung dari beliau yang merupakan orang Arab ,” kata Mudir Ponpes Asshohwah Al Islamiyah Biletepung Gerung TGH.M.Taesir Al Azhar.
(Fy) 
     

Tidak ada komentar:

Posting Komentar